Sembilan Lokasi di Kota Tangerang Rawan Banjir
"Salah satu yang sudah dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satkorlak. Itu sudah dimulai Senin lalu," kata Sekretaris Daerah Kota Tangerang Harry Mulya Zein kepada Kompas, Rabu.
Satkorlak diaktifkan kembali, kata Harry, setelah mendapat instruksi dari Wali Kota Tangerang Wahidin Halim dalam rapat koordinasi pada Senin lalu.
"Satkorlak akan terus memantau ketinggian air di sungai-sungai, temasuk sungai dari aliran Sungai Pesanggrahan dan dari Bogor," kata Sekda Harry Mulya Zein. Hasil pemantauan itu, tambah Harry, kemudian diteruskan kepada para camat agar diumumkan kepada warganya.
Selain mengaktifkan Satkorlak, kata Harry, antisipasi yang sudah dan sedang dilakukan antara lain melakukan normalisasi sejumlah kali, di antaranya Kali Sabi, Kali Angke, dan Situ Bubulak.
"Pekerjaan normalisasi Situ Bubulak dan Sungai Cisadane sudah beberapa bulan terakhir berlangsung dan hingga kini pengerjaan proyeknya masih terus berjalan," ungkap Harry.
Antisipasi lainnya, kata Harry, adalah membersihkan dan memperbaiki drainase atau saluran air, terutama di jalan utama di seluruh wilayah kota Tangerang.
Sejauh pengamatan Kompas sampai Rabu, petugas terlihat membersihkan dan memperbaiki saluran di sejumlah titik di sepanjang jalan mulai dari Pinang, Cipondoh, hingga ke daerah perempatan Cikokol. Selain mengangkat tumpukan sampah dan lumpur dalam saluran, di sejumlah titik terlihat petugas sedang memperbaiki saluran yang sudah rusak.
Hingga kini sejumlah drainase, mulai dari Ciledug Indah hingga Kreo, masih buruk, penuh sampah, lumpur, dan rusak. Demikian juga drainase mulai dari Ciledug hingga Karang Tengah, masih banyak yang buruk.
Sembilan titik
Sekda berharap, daerah banjir akan terus berkurang. "Semua berharap tahun itu tidak ada daerah lain yang terendam banjir," ujar Harry.
Menurut Harry, daerah banjir dari tahun ke tahun terus berkurang. Tahun 2007, daerah yang banjir terdapat 23 sampai 25 titik. Jumlah daerah rawan banjir itu menurun pada tahun 2008 menjadi 18 titik. Pada awal tahun 2009, jumlah daerah banjir sebanyak 9 titik.
Kesembilan titik itu antara lain Komplek Perumahan Perdagangan di Karang Tengah, Benda, Ciledug Indah, Tajur, Periuk di Jatuwung, dan Pondok Arum.
Sementara itu, data dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) menunjukkan bahwa tiga wilayah di Kota Tangerang Selatan rawan banjir. Sebanyak tiga wilayah tersebut adalah Pamulang, Ciputat, dan Paku Jaya.
sumber :megapolitan.kompas.com
Read more...
