Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Tangerang selatan Berubah Fungsi
Ratusan hektare lahan pertanian di Kota Tangerang Selatan, telah berubah fungsi menjadi perumahan elit, kata Kabid Bina Usaha Dinas Pertanian dan Peternakan setempat
"Sekitar 80 persen dari luas lahan pertanian di Tangerang Selatan telah hilang. Hanya sedikit saja petani yang bisa bertahan menanam di sawah dan sayur-sayuran," kata Mispan di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (25/8).
Ia mengatakan, banyaknya lahan pertanian di Tangerang Selatan yang hilang dikarenakan maraknya pembangunan perumahan elit yang dilakukan sejumlah pengembang besar yang tersebar di tujuh kecamatan.
Kini, lanjut Mispan, dari 1.282 petani yang tergabung dalam 89 kelompok tani yang lahan pertaniannya tergerus pembangunan perumahan sebagian di antaranya harus menjadi petani penggarap.
"Sebagian besar tanah petani itu sudah dimiliki pengusaha perumahan, padahal pada tahun 1987 hasil pertanian di Tangsel sangat berkembang dengan lahan pertanian yang luas dikelola petani itu sendiri," ujarnya.
Bahkan, tambah Mispan, dari ribuan petani yang kehilangan lahan pertanian, terpaksa menjadi tukang ojek, penjual sayur atau pedagang minyak tanah karena tidak memiliki pekerjaan tetap.
"Ini salah satu cara petani kita untuk bertahan hidup, karena mereka sudah tidak punya lahan untuk bertani," ujarnya.
Mispan mengaku, karena tidak bertahan dengan kondisi tersebut akhirnya ribuan petani padi, palawija, sayur-sayuran mencoba menjadi petani tanaman hias.
sumber : www.mediaindonesia.com

Post a Comment