Tangerang dan Banten Aman Dari Badai El Nino
Masyarakat Provinsi Banten khususnya Tangerang tampaknya bisa berlega hati. Pasalnya musim kemarau yang bakal lebih panjang akibat badai El Nino tidak akan berdampak serius bagi warga Tangerang dan Banten.
Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Urif Haryoko mengatakan, udara panas terparah hanya terjadi di wilayah pantai Barat Sumatera, Jawa dan Selatan.
"Untuk wilayah Indonesia bagian barat curah hujan masih cukup tinggi," kata Urif Haryoko kepada TangerangOnline via telpon, Jumat (28/08/09).
Urif Haryoko menyatakan untuk wilayah Tangerang dan Banten dampak musim panas yang disebabkan badai El Nino tidak terlalu berdampak dan tidak seperti yang dikhawatirkan banyak pihak, khususnya petani.
"Curah hujan di wilayah Tangerang dan Banten masih terhitung 1 hingga 2 des harian atau 1 hingga 20 harian (20 kali). Jadi terhitung masih normal,"jelas Urif.
Dengan demikian, warga Tangerang dan Banten tak perlu risau akan kekeringan. Begitu juga para petani di wilayah Pantai Utara Tangerang, mereka masih bisa melakukan panen seperti biasanya, tegas Urif Haryoko.
sumber :www.tangerangonline.com

Post a Comment