Thursday, 3 September 2009

Oknum Polisi Aniaya Dua Mahasiswa

KOTA- Barozi (28) dan Ahmad Fahrudin (26) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Tangerang (PBHIMATA) dianiaya oleh empat orang yang mengaku anggota kepolisian Polres Metro Tangerang. Akibatnya, kedua mahasiswa itu mengalami luka memar pada bagian wajah.

Ketua Himata, Ahmad Kosasih membenarkan adanya insiden penganiayaan yang dilakukan terhadap anggotanya. Kosasih mengatakan bahwa pemukulan terjadi pada pagi dini hari di depan pasar Babakan, Tangerang City.

"Kejadiannya tepat pukul 00.30 saat itu 2 orang rekan kami tengah membeli makanan untuk sahur, saat mereka mengendarai sepeda motor ada 3 motor tengah berkonvoi, saat disalip mereka tidak terima dan mengejar dua rekan saya itu lalu menghadiahinya dengan tinju kearah muka," ujar Kosasih.

Sepuluh tinju dilayangkan kepada dua orang korban, hingga akhirnya memicu perhatian masyarakat sekitar yang hendak melerai, merasa terkepung salah seorang diantara mereka mengeluarkan sepucuk senjata dari kantongnya dan mengaku sebagai aparat.

"Ngapain pada ngumpul disini, saya ini aparat jadi jangan macam-macam," ucap Kokasih menirukan ucapan pelaku penganiayaan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Kompol Budi Herdi, membenarkan bahwa memang ada laporan yang dilaporkan, dan kasus tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Kita masih selidiki dan kembangkan laporan yang bersangkutan, akan tetapi dalam BAP, pelapor tidak menyebut-nyebut bahwa pelaku adalah aparat," kata Budi dikantornya.
sumber :www.tangerangonline.com

0 komentar:

Post a Comment

Followers

  ©Template by Dicas Blogger.